Bahan Organik dan Pupuk Kandang
Dari AcehPedia
Bahan organik dan pupuk kandang adalah bahan-bahan yang berasal dari limbah tumbuhan atau hewan atau produk sampingan seperti pupuk kandang ternak atau unggas, jerami padi yang dikompos atau residu tanaman lainnya, kotoran pada saluran air, bungkil, pupuk hijau, dan potongan leguminosa.
Bahan organik atau pupuk kandang biasanya digunakan merata di seluruh sawah, dua atau tiga minggu sebelum dimasukkan kedalam tanah selama persiapan lahan. Kadang-kadang jerami padi dikompos secara langsung di sawah.
Pupuk kandang dan sumber organik lainnya digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kadar bahan organik tanah dan menyediakan mikro hara dan faktor-faktor pertumbuhan lainnya yang biasanya tidak disediakan oleh pupuk kimia (anorganik). Penggunaan bahan-bahan ini juga dapat meningkatkan pertumbuhan mikroba dan perputaran hara dalam tanah.
| Bahan organik | % N | % P2O5 | % K2O |
| Residu tanaman (jerami padi) | 0,5-0,8 | 0,15-0,26 | 1,2-1,7 |
| Pupuk kandang | 0,8-1,2 | 0,44-0,88 | 0,4-0,8 |
| Kompos | 0,5-2,0 | 0,44-0,88 | 0,4-1,5 |
| Kotoran pada saluran air | 1,6 | 1,76 | 0,2 |
| Pupuk kandang babi | 0,7-1,0 | 0,44-0,66 | 0,6-0,9 |
| Pupuk kandang domba dan kambing | 2,0-3,0 | 0,88 | 2,1 |
| Pupuk kandang unggas | 1,5-3,0 | 1,15-2,25 | 1,0-1,4 |
| Bungkil | 2,5-8,0 | 0,66-2,86 | 1,2-2,3 |
| Pupuk kandang tumbuhan | |||
| Sesbania | 1,7-2,8 | 0,1-0,2 | 1,4-1,9 |
| Azolla | 2,0-5,3 | 0,16-1,59 | 0,4-6,0 |
Contoh untuk kadar hara dari berbagai bahan organik
Untuk menggunakan setara 100 kg N/ha-1, gunakan:
| Urea (46%) | Pupuk kandang unggas (2 %N) | Pupuk kandang ternak (1 % N) | Kompos (0,5 % N) |
| Pupuk kandang ternak | 0,03 | 12.500 | 375 |
| Sumber hara | N (%) | P2O5 (%) | K2O (% | Harga (Dolar Amerika/ kg) | Banyak yang dibutuhkan (kg) | Harga (Dolar Amerika) untuk 100 kg N, 50 kg P2O5 dan 50 kg K2O per hektar |
| Pupuk kandang ternak | 0,8 | 0,3 | 1,0 | 0,03 | 12.500 | 375 |
| Urea | 46 | - | - | 0,14 | 217 | |
| SP36 | - | 36 | - | 0,21 | 139 | 77 |
| KCl | - | - | 60 | 0,21 | 83 |
Pupuk kandang organik kadang-kadang lebih mahal daripada pupuk anorganik
Penggunaan bahan organik dapat menjadi sulit karena:
1. sifatnya yang ruah (bulky), dengan biaya penanganan dan transpor yang tinggi.
2. dapat memiliki biaya yang tinggi per unit hara.
3. tidak selalu tersedia.
4. harus digunakan di awal pertanaman (maka penggunaan awal mungkin tidak memenuhi permintaan tanaman untuk hara pada fase lanjut).
5. dapat memiliki aroma yang tidak enak.
Memadukan pupuk kandang dan pupuk organik
Sebaiknya penggunaan pupuk kandang organik dipadukan dengan penggunaan sumber hara anorganik sesuai keperluan. Hal ini memungkinkan petani menggunakan bahan organik atau pupuk kandang yang tersedia di pertanian dengan biaya rendah untuk memenuhi kebutuhan tanaman akan hara dan meningkatkan kesuburan tanah bila diperlukan. Penggunaan pupuk kandang organik yang tersedia dipertanian dapat mengembalikan hasil dan keuntungan yang tinggi bila dipadukan dengan pupuk anorganik, terutama pada lahan kering atau lahan sawah yang sakit. Bagaimanapun, seringkali tidak menguntungkan untuk membeli pupuk organik bahkan bila pupuk tersebut dijual sebagai pupuk organik campuran, yang merupakan campuran pupuk organik dan anorganik yang siap pakai.
