Gempa bumi dan tsunami tahun 2004
Dari AcehPedia
| Tak satu orang pun menduga jika pada pagi itu yakni hari minggu, tanggal 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi (tektonik) dahsyat di Sumatera-Hindia, tepatnya di sekitar daerah lepas pantai barat Aceh, ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Ya, setelah sekian lama, kita mengalami musibah besar yang bukan hanya melanda negeri kita, tapi juga negeri-negeri lain seperti Thailand, Bangladesh, India, Sri Landa, bahkan Maladewa, Somalia, Kenya, dan Tanzania yang berada di Afrika. Tsunami yang melanda Aceh dan sebagian Sumatera Utara, sebelumnya ditandai dengan gempa berkekuatan 9,3 magnitudo momen. Ratusan ribu orang tewas, hal tersebut belum termasuk korban hilang, korban luka-luka dan korban materi. Jumlah korban yang sangat besar membuat tsunami ini merupakan tsunami paling mematikan sepanjang sejarah dunia. |
Sayangnya, kita tidak memiliki sistem peringatan dini seperti halnya yang ada di Samudra Pasifik. Ini karena kita memang jarang mengalami musibah tsunami. Tsunami terakhir yang cukup besar di Indonesia terjadi pada tahun 1883, yang disebabkan oleh meletusnya Gunung Krakatau di Selat Sunda. Itu berarti sudah lebih dari seabad yang lalu. Setelah ada tsunami ini, UNESCO dan lembaga-lembaga lainnya di dunia mulai merintis pengembangan sistem pengawasan tsunami global untuk wilayah di sekitar Samudra Hindia
Gempa terjadi pada waktu 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3.316oN 95.854oE Koordinat : 3.316oN 95.854oE kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala richter dan kejadian ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir yang menghantam wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan.
Daftar isi |
Peta Gempa Bumi
Pusat gempa yang terletak di sebelah utara Pulau Simeulue
Di Indonesia, gempa menelan lebih dari 126.000 korban jiwa. Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama yang menimpa daerah Meulaboh-Aceh Barat dan Banda Aceh di kepulauan ujung Sumatra. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak terkena tsunami. Sebagian besar korban disebabkan oleh tsunami yang menghantam pantai barat Aceh dan Sumatera Utara.
Minimnya dokumentasi berupa foto dari kerusakan sulit diperoleh, hal ini di karenakan daerah aceh masih terjadi konflik senjata antara pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang mengakibatkan sedikitnya jumlah reporter, pejabat pemerintah dan tim penolong di Sumatra Utara. Pejabat pemerintah khawatir akan kurangnya laporan dari kota-kota di pantai barat Sumatra, termasuk beberapa resort kecil. Kota-kota ini hanya berjarak 100 km dari daerah pusat gempa (episenter) dan diperkirakan menerima kerusakan terparah, demikian pula halnya dengan wilayah Pulau Simeulue dan Pulau Nias.
Peta Gempa (dari Wikipedia Jerman)
Korban jiwa
Gempa bumi mengakibatkan tsunami (gelombang pasang) yang menelan sangat banyak korban jiwa. Dipastikan lebih dari 150.000 jiwa tewas.
| Negara | Meninggal dunia | Luka - luka | Hilang | Kehilangan tempat tinggal | |
| Dipastikan | Perkiraan | ||||
| Indonesia | 126.915 | 126.915 | 100.000 | 37.063 | 517.000 |
| Sri Lanka | 30.718 | Tak diketahui | 15.686 | 23.0001 | 573.000 |
| India | 10.012 | 15.636 | Tak diketahui | 5.624 | 1.029.692 |
| Thailand | 5.3052 | 11.000 | 8.457 | 4.499 | Tak diketahui |
| Somalia | 150 | 298 | Tak diketahui | Tak diketahui | 5.000 |
| Myanmar | 90 | 290-600 | 45 | 200 | Mencapai 30.000 |
| Malaysia | 68-74 | Tak diketahui | 299 | Tak diketahui | Tak diketahui |
| Maladewa | 82 | Tak diketahui | Tak diketahui | 26 | 12-22.000 |
| Seychelles | 1-3 10 | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui |
| Tanzania | 10 | 10 | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui |
| Bangladesh | 2 | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui |
| Efrika Selatan | 2 | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui |
| Kenya | 1 | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui |
| Madagaskar | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui | Tak diketahui | 1000 |
| Total | 151.976+ | 162.000+ | 125.000+ | 43.000+ | 3-5 juta |
Catatan: Angka di tabel di atas adalah perkiraan sementara dari berbagai sumber laporan.
1 Termasuk 19.000 korban hilang pada wilayah yang dikontrol oleh Macan Tamil.
2 Termasuk setidaknya 2.464 orang asing.
Daftar gempa bumi di Indonesia
Daftar gempa bumi besar (di atas skala Richter 5) di Indonesia (diurutkan menurut tanggal paling baru):
| No | Tanggal | Waktu | Lokasi | Koordinat | Jumlah korban | Kekuatan (SR) | Sumber |
| 1 | 26 November 2007 | 05:18:39 | Raba, Sumbawa | 8.294 LS 118.360 BT | +3 | 6.7 | |
| 2 | 12 September 2007 | Lepas pantai Bengkulu | 4.517°LS 101.382°BT | 9+ | 7.9 | ||
| 3 | 6 Maret 2007 | 12:49:28 | Padang | 0.490°LS 100.529°BT | >60 | 6.4 | |
| 4 | 11 Agustus 2006 | 03:54:12 | Pulau Simeuleu, Sibolga | 2.374°LU 96.321°BT | ? | 6.0 | |
| 5 | 17 Juli 2006 | 15:19:25 | Selatan Tasik Malaya | 9.334°LS 107.263°BT | >400 | 7.7 | |
| 6 | 27 Mei 2006 | 05:54:02 | Imogiri, Bantul | 7.977°LS 110.318°BT | 6234 | 5.9 | |
| 7 | 28 Maret 2005 | Sibolga | 2° 04′ LU 97° 00’ BT | ? | 8.5-8.7 | ||
| 8 | 26 Desember 2004 | Sebelah Barat Laut Banda | 230,000 | 9.3 | [1] | ||
| 9 | 4 Juni 2000 | Bengkulu (Laut Hindia) | >100 | 7.3 | |||
| 10 | 12 Desember 1992 | Pulau Flores | >2.100 | 7.6 | |||
| 11 | 1938 | Laut Banda | 5.05 LU 131.62 BT | ? | 8.5 | ||
| 12 | 24 November 1833 | Sumatra | ? | 8.7 |
