Hermansyah
Dari AcehPedia
Isi artikel anda di sini
Hermansyah
Hermansyah adalah Filolog Aceh. Ia salah seorang peneliti manuskrip dan naskah kuno Aceh-Melayu yang fokus terhadap dunia pernaskahan. Pria kelahiran Blang Pulo, Lhokseumawe 05 Mei 1980, sejak kecil menyukai sejarah keagamaan.
Setelah menyelesaikan pendidikan pesantren di kampung halaman, ia melanjutkan ke negeri Anak Benua, India. Disana, ia menamatkan srata S1 (2003) dan S2/Magister (2005).
Kembali ke bumi Aceh (2006), ia mulai menulis dan mengikuti berbagai kegiatan intelektual, termasuk artikel essai di Dokarim "Angin Syurga Bertiup Dari Helsinki" (2006), kemudian diterbitkan menjadi buku "Sepuluh Cermin Merah" (Dokarim, 2009).
Saat ini, menjadi dosen Kajian Naskah (Filologi) di Fak Adab IAIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dan peneliti naskah Islam Jawi serta sebagai Pembedah dan Pembicara dalam acara dialog interaktif "Mengkaji Naskah Indatu" di Radio Serambi FM.
Beberapa karya tulis yang sudah dihasilkan, di antaranya; Adaptasi dan Mitigasi Masyarakat Aceh terhadap Gempa dan Tsunami pada Abad ke-18 (Suatu Kajian Naskah Kuno)(UNDP-ICAIOS, 2011); Asas Pemimpin Dalam Naskah Tajus Salatin (Serambi Indonesia, 19/06/2011); dan, Kerukunan Beragama Dalam Naskah Taj al-Salatin (Majalah Santunan, Kanwil Kemenag Aceh, Juli, 2011); “Naskah Ta’bir Gempa” dalam Local Wisdom Aceh (Banda Aceh: Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), 2011).
Dalam bentuk Buku berjudul "Aliran Sesat di Aceh" (Jakarta: LSIP, 2011), tindak lanjut dari tesisnya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta "Tibyan: Tipologi Aliran Sesat Menurut Nuruddin Al-Raniry" (2011).
