Ikan Kayu

Dari AcehPedia

Langsung ke: navigasi, cari

Ikan Kayu atau dalam bahasa Aceh "Keumamah" merupakan salah satu masakan khas Aceh yang sangat lezat rasanya. Ikan yang digunakan dalam masakan ini berasal dari ikan tongkol yang dikeringkan setelah direbus terlebih dahulu. Kemudian ikan ini diserut tipis-tipis sesuai keinginan dan dapat ditumis sesuai dengan selera, ataupun dengan bisa dimasak dengan menggunakan asam sunti (buah belimbing yang telah dikeringkan) yang merupakan bumbu khas Aceh.

Proses Pembuatan Keumamah

Proses pembuatan ikan kayu (keumamah-bahasa aceh) terdiri dari tahapan-tahapan sebagai berikut:

  • Pembersihan ikan

Pada tahap ini ikan disiangi dan kotoran-kotoran lainnya dibuang, kemudian dicuci untuk menghilangkan darah dan lendir ikan. Proses ini dilakukan agar ikan yang akan digunakan untuk pengolahan ikan kayu lebih higienis, sehingga terjaga keawetannya dan layak untuk dikonsumsi.

  • Pemasakan

Pada tahap ini ikan dimasukkan kedalam panci untuk pross berikutnya. Kemudian ke dalam panci dimasukkan air, yang masing-masing panci ditambahkan garam secukupnya. Kemudian mulai dilakukan proses pemasakan dengan metode perebusan pada suhu ± 100 ºC selama 30 menit atau sampai masak. Ikan masak hingga ke bagian dalam tubuh ikan.

  • Penirisan dan Pengiringan Awal

Ikan yang telah dimasak diangkat, lalu ditiriskan. Penirisan ini dilakukan untuk mengurangi resapan air yang terdapat pada ikan yang telah direbus, sehingga mempercepat prosess pengeringan. Setelah ikan ditiriskan, selanjutnya ikan dikeringkan dengan sinar matahari, hingga permukaan ikan kering dan tidak hancur bila dipotong/dibelah.

  • Pengecilan Ukuran

Setiap ikan tersebut dipotong menjadi dua bagian, satu bagian ikan tersebut dipotong/dibelah memanjang menjadi 2 bagian lagi, sehingga potongan ikan menjadi 4 bagian, dengan terlebih dahulu memisahkan tulang-tulangnya. Ikan-ikan ini dipotong dengan tujuan mempercepat proses pengeringan. Selanjutnya adalah tahap penirisan dan pengeringan akhir.

  • Pengeringan Akhir

Pada tahap ini ikan dijemur pada terik matahari, sampai ikan menjadi kering dan keras. Waktu yang dibutuhkan untuk mengeringkan ikan ini tergantung pada kondisi cuaca. Pada kondisi cuaca yang cerah, biasanya waktu yang dibutuhkan adalah 1 hari. Proses pengeringan yang sempurna sangat berpengaruh pada keawetan ikan sehingga ikan bisa tahan lebih lama.

  • Penyimpanan

Ikan kayu yang telah jadi disimpan dalam suatu wadah atau tempat yang dapat menjaga keawetan keumamah tersebut. Dan tentunya wadah yang disediakan dapat menjaga keawetan ikan dalam waktu yang lama.

Resep Keumamah

BAHAN - Keumamah 2 potong - Daun Kari 2 tangkai

BAHAN BUMBU GILING : - Cabe rawit 1 genggam - Asam sunti 2 genggam (giling kasar) - Bawang merah 2 siung - Cabe merah 2 buah - Kunyit ½ sendok teh

BAHAN BUMBU RAJANG : - Bawang merah 3 siung - Cabe hijau 5 buah

CARA PEMBUATAN 1. Iris tipis-tipis keumamah 2. Rendam irisan keumamah dalam air hangat selama 5 menit 3. Tumis bumbu giling 4. Masukkan keumamah dan air secukupnya. 5. Masukkan bumbu rajang dan daun kare 6. Selamat mencoba

Sumber

Navigasi
Kategori Utama
AcehPedia
Komunitas Lokal
Kotak peralatan
Share Tools