Illiza Sa'aduddin Djamal
Dari AcehPedia
ILLIZA SA'ADUDDIN DJAMAL
Perempuan kelahiran Banda Aceh, 11 Oktober 1973 ini adalah wakil Walikota Banda Aceh periode 2006-2012, mendampingi Walikota Mawardi Nurdin. Ia perempuan pertama yang menjadi Wakil Walikota Banda Aceh, ibukota provinsi Aceh.Tampilnya Illiza sebagai pendamping Mawardi Nurdin dalam memimpin kota yang penuh sejarah ini, diharapkan mampu membawa perubahan dalam mewujudkan masyarakat Banda Aceh yang bermartabat, terutama bagi kaum perempuan. Mengingat sejarah Aceh dulu, telah terukir nama-nama perempuan hebat disepanjang kisah kepahlawanan perempuan Aceh. Ada yang menjadi Ratu, Panglima Perang, Pengatur Strategi, serta ada pula yang menjadi ulama.
Illiza istri Amir Ridha, telah memulai karir di bidang politik dengan menjadi ketua fraksi Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) kota Banda Aceh. Selain itu, ia pernah dipercayakan sebagai wakil bendahara PPP kota Banda Aceh. Kemudian, ia dipercayakan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Banda Aceh Periode 2006-2011.
Ibu dua putra, yaitu Muhammad Hakiki serta Muhammad Luthfi ini tidak diragukan lagi kemampuannya dalam memimpin, mengingat ia sudah banyak makan asam garam di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh. Ia juga pernah menyandang gelar sebagai tokoh lingkungan dari harian Waspada.
Ibu cantik ini menamatkan seluruh pendidikannya di kota Banda Aceh. Mulai Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah serta kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM), Jurusan Manajemen tahun 2005 lalu. Saat kuliah, ia telah menjadi wakil rakyat dari Fraksi PPP pada tahun 2002-2004 dan 2004-2006.
Sejak kecil, wanita yang akrab dipanggil Ely sudah berbaur dalam sistem pemerintah, karena kakeknya, Almarhun Zainal Bakri pernah menjabat sebagai Bupati Aceh Besar selama dua periode dan Ayahnya, Almarhum Sa'aduddin Djamal seorang politisi PPP yang cukup disegani di masanya.
Di tengah kesibukannya sebagai birokrat, Illiza juga aktif di berbagai organisasi, seperti wakil Ketua Pengurus Wilayah (PW) Wanita Persatuan Pembangunan, Bendahara Persaudaran Muslimin Aceh (Parmusi), Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Presidium Balai Syura Ureung Inong Aceh, Sekretaris Muslimah Parmusi, Wakil Bendahara Keluarga besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Banda Aceh dan Sekretaris KPPI Kota Banda Aceh, serta Ketua Kwarda Pramuka kota Banda Aceh.
Dia menargetkan akan menangani permasalahan di kota Banda Aceh, dengan penangganan dan pembinaan yang terus menerus, terarah dan terpadu dengan visioner andal dan kredibel, serta bertekad menciptakan perubahan kondisi sosial yang telah rusak akibat hantaman tsunami.
Komitmen Illiza, pelayanan masyarakat yang baik bukan sekadar menyiapkan dan membangun infrastruktur serta sistem pelayanan yang serba prima, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif sehingga mereka juga merasa menjadi bagian dari proses pembangunan.

