Kembang Beras
Dari AcehPedia
Kembang Beras merupakan beras ketan yang digonseng dalam mesin, seperti mesin pengaduk semen. Beras yang dikemas dalam empang diikat di mulut mesin. Orang Aceh Pidie menyebutnya dengan "Beurteh Tum" karena ketika beras yang tengah digongseng tersebut mau diangkat/dilepas empang yang mengemas beras mesin akan berbunyi "tum" dan beras yang tidak tergonseng akan "beurteh" alias menjiprat keluar. "Beurteh tum" ini agak mirip dengan Popcorn.
Setelah digongseng, beras tersebut akan mengembang, berwarna putih dan bercak-bercak kemerahan. Kembang beras ini sering dimakan dengan dicampuri pisang "ayam". Atau juga sering dicampuri dengan "timon masak" dan ditambah gula secukupnya kemudian dikocok (dalam gelas, dsb).
Timon masak adalah timun yang bentuknya lonjong sekitar dengan panjang sekitar 40 cm. Warnanya kulitnya putih kehijau-mudaan, juga ada warna putih polos. Bijinya seperti biji melon. Dagingnya lebih lembut dari pada melon. Dagingnya seperti bunga es. Dingin dan halus.
Biasanya, setelah panen padi seorang tukang gongseng ini akan datang ke kampung-kampung di daerah Pidie dengan membawa mesin tadi dengan becak.
