Pulo Aceh

Dari AcehPedia

Langsung ke: navigasi, cari
Pulo Aceh
Pulo Aceh

Pulo Aceh merupakan sebuah kecamatan yang masuk dalam administrasi kabupaten Aceh Besar yang terdiri dari dua pulau besar yaitu Pulo Breuh dan Pulo Nasi dengan menaungi 3 kemukiman yaitu Pulo Breuh Utara dengan 4 desa yaitu Rinon, Alue Raya, Meulingge dan Lapeng, Pulo Breuh Selatan 8 desa yaitu Ulee Paya, Gugop, Seurapong, Blang Situngkoh, Paloh, Lampuyang, Lhok dan Teunom. Kemukiman Pulo Nasi terdiri 5 desa yaitu Lam Teng, Pasi Janeng, Rabo, Alue Ruyung dan Deudap koordinat berada pada 5.42.00″N dan 95.6.0″E.

Perjalanan menuju Pulo Breuh bisa dicapai dengan menumpangi boat yang berlayar dari Lampulo, Banda Aceh pada jam 1.30-2.30 dan berangkat dari Pulo Aceh menuju Lampulo Banda Aceh pada jam 7.00-8.00. Akan tetapi waktu keberangkatan tidak dapat dipastikan karena tergantung dengan jumlah penumpang dan barang yang akan diangkut.

Pelayaran dilakukan 6 hari seminggu, khusus hari Jumat boat tidak berlayar karena ada suatu aturan dalam hukum adat laot (laut) Aceh yang melarang setiap boat untuk berlayar pada hari Jumat sampai dengan selesai shalat Jumat dilaksanakan. Pelayaran dilayani oleh 3 boat, tapi hanya ada 1 boat setiap hari yang berlayar, para pemilik boat membuat suatu kesepakatan yaitu setiap boat hanya boleh berlayar 2 hari karena faktor jumlah penumpang, aturan ini mulai berlaku awal Februari 2009. Kini untuk perjalanan ke Pulo Nasi juga sudah dilayari oleh Ferry KMP Simeuleu.

Transportasi umum di Pulo Aceh bisa dikatakan tidak ada, setiap orang yang berkunjung kesana bisa menyewa kendaraan milik masyarakat setempat. Harga bahan bakar pun bervariasi tergantung jarak lokasi penjualannya dari pelabuhan. Fasilitas akomodasi juga belum tersedia, biasanya tamu yang berkunjung dan tidak memiliki sanak saudara atau kenalan di Polu Aceh akan menginap di Mesjid atau Meunasah dengan syarat harus melapor terlebih dahulu kepada Kepala Desa setempat.

Satu hal yang menarik bila berada disana yaitu, peggunaan listrik di Pulo Aceh dibatasi karena bila listrik menyala maka itu pertanda sudah jam 6 sore dan bila listrik padam itu berarti sudah jam 12 malam. Masyarakat disana sepertinya tidak perlu menggunakan staklar on/off listrik, karena secara otomastis litrik akan mati dengan sendirinya.

Navigasi
Kategori Utama
AcehPedia
Komunitas Lokal
Kotak peralatan
Share Tools