Sagoe

Dari AcehPedia

Langsung ke: navigasi, cari

'Sagoe (segi)'

Sagoe yang hanya dapat dijumpai di Aceh Besar, terbentuk Dada masa Nurul Alam memerintah dan terdiri dari Sagoe XXII, sagoe XXV dan sagoe XXVI. Angka romawi dibelakang sagoe menunjukkan jumlah mukim yang ada di dalam sagoe tersebut. Karena hanya ada tiga sagoe, maka Aceh Besar biasa disebut "Aceh Lhee Sagoe" atau Aceh Aceh tiga segi Sagoe dipimpin oleh Panglima Sagoe. Panglima Sagoe dipilih oleh orang-orang besar dalam sagoe, kemudian diresmikan pengangkatannya di keraton Aceh dengan 21 kali tembakan. Di antara ketiga Panglima Sagoe, Panglima Sagoe XXII adalah panglima yang paling berpengaruh dalam pemerintahan kerajaan, dan bergelar "Panglima Polem"; Panglima Sagoe XXVI bergelar "Teuku Cut Oh"; sedangkan Panglima Sagoe XXV bergelar "Seutia Ulama". Besarnya peran Panglima Polem dapat ditanggapi dari satu anggapan dalam masyarakat Aceh yaitu: "Dua ploh dua Panglima Polem yang peu ek peutron poteu raja". Maksudnya adalah: panglima Polem yang menentukan siapa yang patut menjadi sultan".

Pemerintahan di dalam sagoe sebenarnya dijalankan oleh Uleebalang-Uleebalang sedangkan Panglima Sagoe hanya bertindak sebagai koordinator dan pengawas saja. Namun. apabila situasi menjadi genting atau dalam situasi perang, Panglima Sagoe mengambil alih semua kekuasaan yang ada di sagoe-nya, baik kekuasaan sipil maupun kekuasaan militer.

Navigasi
Kategori Utama
AcehPedia
Komunitas Lokal
Kotak peralatan
Share Tools