Teuku Hamid Azwar

Dari AcehPedia

Langsung ke: navigasi, cari

Teuku Hamid Azwar adalah seorang pejuang di bidang strategi miiliter yang lihai dalam penyediaan logistik. Ia adalah suami dari Cut Nyak Manyak Keumala Putri yang selalu memotivasi dan mengingatkan suaminya agar tetap berada di jalur perjuangan yang benar. Ketika Teuku Hamid Azwar hendak bergabung dengan pasukan Jepang, Cut Nyak Manyak Keumala Putri melarang dan menanyakan alasannya. Namun setelah dijelaskan bahwa keikutsertaannya dalam pasukan Jepang adalah dalam rangka menimba ilmu militer dan mengetahui strategi musuh, akhirnya Cut Nyak mengizinkannya.

Kepercayaan yang diberikan isterinya akhirnya dibuktikan oleh Teuku Hamid Azwar ketika Indonesia baru saja mengumumkan proklamasi kemerdekaan. Teuku Hamid Azwar langsung berinisiatif mendirikan API, sebuah embrio TNI di Aceh. Pada saat menjadi kepala staff divisi V API/TKR Komandemen Sumatera, Teuku Hamid Azwar berhasil menghancurkan tentara Jepang yang berjumlah 1000 orang lengkap dengan persenjataannya di Krueng Panjoe dan kota Langsa.

Kemenangan pasukan Teuku Hamid Azwar ternyata memberi efek positif bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Belanda mengurungkan niatnya untuk menduduki Aceh setelah mengetahui ternyata Aceh telah mempunyai pasukan yang sanggup mengalahkan Jepang di Tanah Rencong. Aceh merupakan satu-satunya wilayah Indonesia yang tidak tersentuh Belanda pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pada tahun 1947, Letkol Teuku Hamid Azwar bersama perwira-perwira TNI di Sumatera dari Corp Intendance lainnya yakni Letkol Teuku M. Daud (Samalanga) dan Letkol H.A. Thahir mendirikan Central Trading Corporation (CTC) di Bukit Tinggi. Tujuan CTC didirikan adalah untuk mengusahakan perlengkapan logistik dan senjata tentara Indonesia.

CTC dari hasil bisnis Teuku Hamid Azwar berhasil menyumbangkan sebuah kapal dengan nomor registrasi PBB 58 LB kepada ALRI. Kapal ini pada saat itu bermanfaat karena merupakan transportasi penting untuk menembus blokade laut Belanda sehingga TNI mendapat banyak senjata dari luar.

Teuku Hamid Azwar tidak hanya lihai di bidang strategi militer, ia juga lihai di bidang bisnis. Di tangannya, CTC berhasil mendirikan banyak cabang CTC di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain di New York, Hamburg, London, Amsterdam, tokyo, bangkok, Hongkong, dan singapura. Sebagai direktur utama, ia berhasil mengibarkan bendera Indonesia dalam membangun reputasi bisnis di dunia internasional di awal kedaulatan kemerdekaan RI.

Referensi

  • Syahrul, Pocut Hslinda, Perempuan Aceh Dalam Lintas Sejarah Abad VIII-XXI, Pelita Hidup Insani, Jakarta, 2008.
Navigasi
Kategori Utama
AcehPedia
Komunitas Lokal
Kotak peralatan
Share Tools